Sabtu, 13 Oktober 2012

Perumahan diwajibkan pakai listrik tenaga surya


http://www.ngabidin.web.id/2012/10/perumahan-diwajibkan-pakai-listrik.html

JAKARTA, kabarbisnis.com: Upaya penghematan terus didengungkan pemerintah di segala bidang, seiring program gerakan gerakan penghematan energi nasional yang rencananya akan diluncurkan Mei 2012 mendatang. Di bidang perumahan misalnya, akan ada ketentuan bagi pengembang perumahan dan apartemen diwajibkan memakai listrik tenaga surya untuk penerangan umum.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan, nantinya akan diterbitkan aturan, dimana seluruh listrik untuk kebutuhan umum, di komplek perumahan dan bangunan bertingkat diharuskan menggunakan tenaga listrik sinar surya.

Menurutnya, selain bisa menghemat penggunaan listrik berbahan bakar minyak yang dihasilkan PLN. Ketentuan ini bertujuan agar penggunaan listrik dari energi yang tidak ramah lingkungan bisa dikurangi. Bahkan guna menjalankan program ini pihaknya tak segan-segan akan memberikan sanksi bagi pelaku pengembang yang tak mematuhinya. Meski saat ini sanki tersebut belum jelas seperti apa.

"Sedang disiapkan, pararel peraturan nya akan segera disosialisasikan," kata Djan di Jakarta, Minggu (8/4/2012).

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo menyatakan, aturan itu merupakan langkah baik untuk merealisasikan program penghematan nasional, namun Eddy memberi catatan kalau hal ini jangan sampai memberatkan masyarakat.

"Kalau itu untuk penghematan, saya setuju. Tapi jangan memberatkan masyarakat, kalau disubsidi sih nggak apa-apa," jelas Eddy.

Menurutnya, harga penerangan solar cell (panel surya) yang cukup mahal mau tidak mau pasti akan berpengaruh terhadap harga penjualan rumah, dan hal itu akan memberatkan konsumen terutama konsumen golongan menengah ke bawah.

Eddy berharap, jika nantinya program ini dijalankan, pemerintah memberikan subsidi agar hal ini tidak memukul masyarakat berpenghasilan rendah untuk membeli rumah. "Kalau pakai solar cell, jelas harga rumahnya akan naik," ucapnya.

Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso yang menegaskan, harga solar cell yang mahal malah cenderung akan menguras anggaran pengembang dibanding menghematnya. "Solar cell itu belum tentu lebih murah, modal awal untuk solar cell itu mahal," kata Setyo.

"Saya sih setuju aja, tapi jangan nanti niatnya penghematan malah jadi pemborosan, karena mahal kan solar cell itu," tegas Setyo.

Seperti diketahui, terkait batalnya kenaikan harga BBM 1 April 2012 lalu, pemerintah akan melakukan gerakan penghematan nasional. Salah satunya adalah dibidang gerakan penghematan energi secara total. "Saya akan keluarkan instruksi presiden yang baru, termasuk peraturan-peraturan presiden yang diperlukan," kata Presiden SBY beberapa waktu lalu.

Saat ini solar cell telah digunakan di beberapa penerangan jalan seperti di beberapa ruas jalan tol antaralain Tol Cipularang. Sementara itu di dunia pengembang properti, sumber energi ini belum terlalu banyak dipakai.

Silahkan berikan komentar Anda di laman ini.
Tautan (live links) spam dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Jika ingin menyisipkan tautan silakan gunakan tag: <i rel="URL">URL ANDA</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">TEKS JUDUL ANDA DI SINI</b>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">Tulis URL GAMBAR Anda di sini </i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">Tulis KODE ANDA di sini</i>
Kode yang panjang bisa menggunakan tag <i rel="pre"> KODE PANJANG di sini</i>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS TEBAL ANDA DI SINI</b>
Untuk menciptakan efek tulisan miring gunakan tag <i>TEKS MIRING ANDA DI SINI</i>

/* */