Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Mengobati Impotensi Dengan Meningkatkan Kualitas Hormon Testosteron Pada Pria

Cara Mengobati Impotensi Dengan Meningkatkan Kualitas Hormon Testosteron Pada Pria
Menurut para peneliti dan beberapa sumber media yang saya baca, ternyata penyakit impotensi ada kaitannya dengan masalah kesehatan lainnya terutama kualitas hormon testosteron pada pria. Hormon tersebut mulai akan berfungsi ketika pria sudah memasuki akil baliq atau remaja yang sedang dalam masa pubertas hingga dewasa. Hormon testosteron dikeluarkan melalui testis dan dilepas masuk ke dalam darah. Testosteron yang mulai muncul saat remaja pada umumnya akan memperlihatkan tanda-tanda sekunder seperti tumbuh rambut kumis, suara lebih keras, badan menjadi berotot, dan adanya produksi sperma pada testis. Fungsi testosteron yang paling utama adalah sebagai hormon reproduksi (hormon seks). Namun testosteron juga berperan dalam banyak fungsi tubuh lainnya.

Berikut adalah beberapa fungsi testosteron pada laki-laki:

Dorongan Seksual
Testosteron adalah hormon androgen utama pada laki-laki dan bertanggung jawab terhadap dorongan seksual.
Perkembangan Fisik
Testosteron bertanggung jawab untuk perkembangan fisik laki-laki, memengaruhi pertumbuhan otot dan tulang, perkembangan penis dan testis, serta produksi sperma.
Suara
Testosteron bertanggung jawab untuk memperdalam suara laki-laki selama masa pubertas. Selama masa transisi ini, terkadang suara laki-laki menjadi “crack” atau secara tidak sengaja melompat antara pitch yang lebih tinggi dengan yang lebih rendah.
Energi
Testosteron merupakan salah satu dari banyak faktor yang berperan dalam menjaga tingkat energi. Terkadang rendahnya kadar testosteron berpengaruh terhadap penurunan tingkat energi.
Suasana Hati
Testosteron juga dapat membantu menjaga keseimbangan suasana hati seorang laki-laki. Kadar testosteron rendah yang kronis atau testosteron yang berlebih dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan ketidakstabilan emosi.
Seiring dengan bertambahnya usia, produksi hormon seks akan semakin berkurang. Pria berusia tua kadang memiliki hormon testosteron yang sangat sedikit, hal tersebut adalah normal. Yang tidak normal adalah jika hormon testosteron sudah berkurang padahal belum waktunya. Jika ini terjadi maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui penyebab hormon seks berkurang dan jika dibutuhkan melakukan usaha-usaha untuk menambah jumlah hormon testosteron.
Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron, Salah satunya adalah:

Onani,
Menurut para peneliti, masturbasi sangat berpengaruh terhadap hormon pria (testosteron). Dan begitu pula sebaliknya karena meningkatnya jumlah hormon testosteron pada laki-laki maka dorongan nafsu seksualnya juga meningkat sehingga banyak laki-laki pada umumnya pernah (bahkan kebanyakan sering) melakukan Onani/masturbasi. Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Zhejiang University, ejakulasi yang dihasilkan dari Onani akan mengganggu siklus hormonal. Ejakulasi yang diikuti dengan absen selama 6 hari akan menyebabkan kadar hormon testosteron pada hari ke-7 meningkat pesat, sampai 146 persen. Sebuah studi tahun 2010 menyebutkan, kadar testosteron akan meningkat selama hubungan seks atau Onani  Namun penelitian lain menunjukkan kalau kadar testosteron sedikit lebih tinggi setelah Onani  terutama pada pria berusia muda.
Ada beberapa cara alami yang bisa digunakan untuk mengobati penderita impotensi, dan Cara Meningkatkan Kualitas Hormon Testosteron Pada Pria. Seperti beberapa cara yang sebutkan di bawah ini:


Lakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh
Hormon seks yang kurang kadang adalah efek samping dari sebuah kondisi medis yang diderita karena itu sebelum memulai meningkatkan kadar hormon testosteron, kondisi kesehatan anda harus diperiksa secara menyeluruh. Dokter anda akan melakukan tes hormon untuk memastikan tiroit, hipofisis dan sistem endoktrin anda sehat. Pemeriksaan kinerja sistem reproduksi perlu juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada masalah pada organ seksual yang mempengaruhi atau bahkan terpengaruh oleh kadar hormon testosteron yang rendah.

Olahraga teratur
Olahraga teratur akan merangsang sistem kelenjar tubuh khususnya kelenjar pituitari yang menyebabkan tubuh memproduksi testosteron. Olahraga teratur selama 45-60 menit setiap hari dapat menngkatkan hormon seks pria dengan cepat.

Lakukan diet
Protein tinggi dan karbohidrat rendah mendorong tubuh memproduksi hormon testosteron. Ayam, sayuran dan daging sangat bagus untuk diet hormon ini. Kurangi makanan berlemak dan hindari karbohidrat dan gula tinggi yang dapat menghambat produksi testosteron dalam tubuh.

Istirahat yang cukup
Saat tubuh dalam keadaan istirahat, sistem endokrin akan mengembalikan energi dan bahkan meningkatkan produksi hormon testosteron. Sebuah studi menunjukkan bahwa 6 sampai 8 jam tidur setiap hari akan membuat tubuh pria tetap memiliki kadar hormon seks testosteron yang normal. Sebaliknya, tidur yang kurang atau istirahat tidak optimal akan berefek pada ringkat produksi hormon seks.

Konsumsi suplemen
Jika dibutuhkan konsumsilah suplemen yang dapat membantu meningkatkan produksi testosteron tubuh. Yang harus diperhatikan adalah konsumsilah suplemen yang telah disetujui oleh badan pemeriksa obat dan kesehatan agar hasilnya dapat terjamin. Gairah seks muncul akibat adanya hormon testosteron yang terus diproduksi tubuh. Kekurangan testosteron akan menyebabkan gairah seks menurun, itulah sebabnya testosteron disebut juga hormon seks pria. Jika memiliki masalah testosteron rendah padahal usia belum begitu tua, maka yang pertama dilakukan adalah cek sejarah penyakit dalam keluarga, kemungkinan ada penyakit yang belum terdeteksi secara fisik tapi sudah menyebabkan perubahan kadar testosteron dalam darah. Lakukan konsultasi ke dokter sebelum mengkonsumsi obat atau suplemen penambah testosteron. Beberapa suplemen dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal. Dan jangan olahraga yang berlebihan sebab justru dapat menurunkan kadar hormon testosteron dalam darah. Hormon seks testosteron normalnya akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Gejala kekurangan testosteron pada pria berusia tua disebut Andropause, yang menyebabkan gairah seks akan sangat jauh bekurang. Fenomena yang sama pada wanita berusia tua disebut Menopause. Dan memang orientasi seksual pria dan wanita yang sudah tua tidak lagi sama seperti saat mereka muda. Saat usia tua, seks tidak lagi berorietasi orgasme dan ejakulasi tapi berorientasi menjalin keintiman bersama.

Konsumsi Makanan Pemicu Hormon testosterone
Impotensi biasanya terjadi bagi sebagian pria karena berkurangnya level hormon testosterone dalam tubuh mereka. Untuk meningkatkan jumlah hormon tersebut, maka sebaiknya Anda mencoba makanan seperti tiram, asparagus, nasi merah, kalkun, keju dan pisang. Bila Anda mengkonsumsi makanan tersebut secara teratur, maka hal ini dapat membantu pencegahan disfungsi ereksi.

Berhenti Merokok
Salah satu penyebab disfungsi ereksi yang paling rentan adalah rokok. Rokok akan mengakibatkan menurunya kadar hormon testosteron dalam darah. Padahal hormon ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan pria untuk ereksi.

Hindari Stres
Stres merupakan salah satu penyebab pria mengalami impotensi. Cobalah olahraga tehnik pernapasan untuk mengatasi stres tersebut seperti yoga atau meditasi selama 20 menit. Mendengarkan musik atau melakukan suatu hobi yang Anda sukai juga salah satu cara untuk mengurangi stres.

Kurangi Berat Badan
Kegemukan merupakan penyebab lainnya dari impotensi. Cobalah kurangi berat badan untuk meningkatkan performa saat berhubungan intim dengan pasangan. Caranya bisa dengan olahraga seperti jogging atau aerobik. Ingin hasil yang lebih maksimal? Cobalah olahraga jalan cepat jika Anda ingin meningkatkan stamina saat bercinta. Melakukan olahraga ini secara teratur bukan hanya mempengaruhi kehidupan seks menjadi lebih baik, tapi hidup pun bisa jadi lebih sehat. Saat berjalan cepat, aliran darah ke area panggul dapat meningkat. Olahraga tersebut juga bisa mengurangi migrain dan sakit punggung yang terkadang menghambat performa seksual pria.




Cara termudah dan paling alami untuk meningkatkan testosteron adalah:

Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Kedua makanan itu merupakan nutrisi penting untuk sistem reproduksi pria. Tak hanya itu, buah dan sayur juga dapat berguna untuk detoksifikasi tubuh. Buah yang dapat dikonsumsi misalnya, pisang. Pisang mengandung enzim bromelain yang dipercaya meningkatkan libido dan mengurangi gejala impotensi pada laki-laki. Selain itu pisang juga mengandung potassium dan vitamin B yang meningkatkan energi Anda. Sedangkan sayur yang baik untuk kehidupan seks Anda adalah daun seledri. Kandungan androsterone dalam daun seledri yang membuat keringat laki-laki keluar bersama hormon yang tidak berbau dapat meningkatkan libido perempuan. Cara terbaik menyantapnya langsung dimakan mentah-mentah setelah dicuci dan dipotong-potong.. Sejumlah makanan yang mengandung zat besi adalah tiram, kacang-kacangan, daging merah, kalkun, beras merah, dan keju.

Vitamin A
Makanan kaya vitamin A juga memacu tingkat testosteron. Makan apel, nanas, dan jeruk membantu meningkatkan testosteron. Vitamin A dapat ditemukan dalam bayam, wortel, dan paprika merah.

Vitamin B
Makanan yang mengandung vitamin B juga membantu meningkatkan testosteron. Bagi pecinta ikan salmon, ikan ini kaya akan vitamin B. Telur juga tinggi senyawa vitamin B. Selain itu pisang. Selain vitamin B, buah ini juga sangat kaya kalium. Kalium juga diperlukan untuk memproduksi testosteron.

Bawang putih
Meskipun beberapa orang menemukan bau bawang putih agak menakutkan, tetapi ini adalah cara terbaik dan alami meningkatkan tingkat testosteron. Bawang putih mengandung senyawa yang disebut allicin yang meningkatkan hormon testosteron. Untuk mendapatkan manfaat penuh, hindari suplemen dan makan bawang putih yang sesungguhnya. Bisa dikudap ketika saat makan sebuah menu makanan.

Mengurangi estrogen
Tingkat estrogen memengaruhi testosteron. Estrogen ini ditemukan pada kedua jenis kelamin, baik pria ataupun wanita. Untuk meningkatkan testosteron, diet yang mengandung banyak sayuran, seperti brokoli, kubis, lobak, dan kol bunga menurunkan estrogen sekaligus mengangkat testosteron. Rendahnya kadar testosteron pada pria bisa menyebabkan berbagai gangguan, baik fisik maupun psikis. Termasuk diantaranya adalah berkurangnya rambut di tubuh, gangguan ereksi, berkurangnya massa otot, hingga gangguan kesuburan hormon pria.

Referensi:
Mbah Google 

1 komentar :

Sepertinya anda cukup berpengalaman di bidang kesehatan pria, jika saya pribadi lebih prefer minum suplemen penambah stamina pria , karena efeknya lebih baik

Silahkan berikan komentar Anda di laman ini.
Tautan (live links) spam dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Jika ingin menyisipkan tautan silakan gunakan tag: <i rel="URL">URL ANDA</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">TEKS JUDUL ANDA DI SINI</b>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">Tulis URL GAMBAR Anda di sini </i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">Tulis KODE ANDA di sini</i>
Kode yang panjang bisa menggunakan tag <i rel="pre"> KODE PANJANG di sini</i>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS TEBAL ANDA DI SINI</b>
Untuk menciptakan efek tulisan miring gunakan tag <i>TEKS MIRING ANDA DI SINI</i>

/* */