Rabu, 14 Oktober 2015

10 komentar

selamat pgy pak,saya mau tnya kalau hitungan pr KW it gimnana yah pak,dan 1 kw it berapa?trimakasih...

selamat pgy pak,saya mau tnya kalau hitungan pr KW it gimnana yah pak,dan 1 kw it berapa?trimakasih...

selamat pgy pak,saya mau tnya kalau hitungan pr KW it gimnana yah pak,dan 1 kw it berapa?trimakasih...

Selamat siang Unknown

1KW = 1 Kilo Watt
1KW = 1000 Watt
1KW Arus DC = Volt X Amper / 1000
= V*A/1000

1KW Arus AC 1phase = A*V*PF / 1000
1KW Arus AC 3phase = A*V*1,73*PF / 1000

Untuk rumus lainnya perhatikan gambar tabel tersebut diatas

Kw=ampare*volt*pf/1000 pf itu apa gan

PF = Power Factor atau faktor daya, faktor daya dari PLN rata-rata 0.8 pf, (dibaca 0.8 chosphi).

Rasio besarnya daya aktif yang bisa kita manfaatkan terhadap daya tampak yang dihasilkan sumber inilah yang disebut sebagai faktor daya. Ilustrasi segitiga daya pada Gambar 3 memberikan gambaran yang lebih jelas. Daya tampak (S) terdiri dari daya aktif (P) dan daya reaktif (Q). Antara S dan P dipisahkan oleh sudut \phi, yang merupakan sudut yang sama dengan sudut \phi antara tegangan dan arus yang telah disebutkan di awal. Rasio antara P dengan S tidak lain adalah nilai cosinus dari sudut \phi. Apabila kita berusaha untuk membuat sudut \phi semakin kecil maka S akan semakin mendekat ke P artinya besarnya P akan mendekati besarnya S. Pada kasus ekstrim dimana \phi = 0^0, cos \phi=1, S=P artinya semua daya tampak yang diberikan sumber dapat kita manfaatkan sebagai daya aktif, sebaliknya \phi = 90^0, cos \phi=0 S=Q artinya semua daya tampak yang diberikan sumber tidak dapat kita manfaatkan dan menjadi daya reaktif di jaringan saja.

https://konversi.wordpress.com/2010/05/05/memahami-faktor-daya/

Jika sudah diketahui nilai KW dan KVAnya atau sudah diketahui berapa ampere dan volts nya maka untuk menghitung berapa PF nya caranya/rumusnya seperti dalam tabel tersebut

Masukkan komentar Anda...Sore pak...nilai efficiency pada tabel diatas kita ketahui dari mana...trims

@zaza, nilai efficiency pada tabel diatas bisa kita ketahui dari data sheet peralatan listrik (device/beban) tersebut, atau bisa juga dari power/daya nominal di kurangi power losses nya, untuk generator, motor, trafo, pada umumnya 80% dari power maksimalnya yg tertera di nameplate nya, contoh: untuk genset power outputnya 250KVA = 200KW, untuk penggunaan maksimal yg disarankan supaya kinerja mesin optimal maka di dianjurkan maksimalnya hanya 80% nya dari total 200KW, untuk trafo distribusi setiap merek lossesnya berbeda-beda (bisa dilihat di nameplatenya, umumnya dgn kode Eff:...%), beban maksimal yg disarankankan pun sama, 80%nya dari power total maksimalnya. Dari mana daya loss dan kemana lossesnya? salah satu contohnya mengacu pada prinsip dasar dari setiap energi yang terpakai/terserap dapat menimbulkan panas, panas/kalor yg ditimbulkan dari energi yg terserap maupun dari faktor elektromagnetik/induksi ggl, secara langsung/tdk langsung selalu menimbulkan kerugian, kerugian ini yg disebut losses. pada peralatan listrik tertentu, effisiensi nya ada yg variable berdasarkan kondisi temperatur peralatan tersebut.

Demikan yg bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Silahkan berikan komentar Anda di laman ini.
Tautan (live links) spam dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Jika ingin menyisipkan tautan silakan gunakan tag: <i rel="URL">URL ANDA</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">TEKS JUDUL ANDA DI SINI</b>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">Tulis URL GAMBAR Anda di sini </i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">Tulis KODE ANDA di sini</i>
Kode yang panjang bisa menggunakan tag <i rel="pre"> KODE PANJANG di sini</i>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS TEBAL ANDA DI SINI</b>
Untuk menciptakan efek tulisan miring gunakan tag <i>TEKS MIRING ANDA DI SINI</i>

/* */