Senin, 13 Februari 2017

Perkiraan Konsumsi BBM untuk GENSET (Diesel Generator Set)

Perkiraan Konsumsi BBM untuk GENSET (Diesel Generator Set)

Daya Generator (Kva) @ 0.8 PF
1/4 Beban (Liter/Hr)
1/2 Beban (Liter/Hr)
3/4 Beban (Liter/Hr)
Full Beban (Liter/Hr)
25
2.27
3.41
4.92
6.06
38
4.92
6.82
9.09
10.98
50
6.06
8.71
12.12
15.15
75
6.82
10.98
14.39
18.18
94
9.09
12.88
17.42
23.11
125
9.85
15.53
21.97
28.03
156
11.74
18.94
26.89
34.47
169
12.50
20.45
28.79
37.12
188
13.64
22.35
31.82
41.29
219
15.53
25.76
36.74
48.11
250
17.80
29.17
41.67
54.55
288
20.08
33.33
47.35
62.88
313
21.59
35.98
51.52
68.18
375
25.76
42.80
60.98
81.44
438
29.92
49.62
70.83
95.08
500
33.71
56.44
80.68
108.33
625
41.67
70.08
100.00
135.23
750
50.00
83.33
119.32
162.12
938
61.74
103.79
148.86
202.27
1250
81.82
137.88
197.35
269.32
1563
101.89
171.59
246.21
336.36
1875
121.97
205.68
294.70
403.41
2188
142.05
239.39
343.56
470.45
2500
162.12
273.48
392.05
537.50
2813
182.20
307.20
440.91
604.55

Satu perhari yang tertulis dalam tabel diatas maksudnya untuk 8jam keja/operasional genset, selain tabel Perkiraan Konsumsi BBM untuk GENSET (Diesel Generator Set) tersebut, berikut ini ada rumus cara cepat untuk menghitung (Quick Count) estimasi konsumsi BBM solar untuk mesin Genset.

Perkiraan Konsumsi BBM untuk GENSET (Diesel Generator Set)






1. Cara cepat (Quick Count) rumus untuk mengetahui estimasi konsumsi BBM solar untuk mesin Genset (Generator Set) dengan beban daya yang digunakan lebih dari 50% dari kapasitas daya maksimal genset pada umumnya sebagai berikut :
k = 0.21 (faktor ketetapan konsumsi solar per kilowatt per jam)
P = Daya Genset (KVA=KiloVoltAmpere)
t = waktu ( jam)
Rumus : 0.21 x P x t
Contoh : Kapasitas Daya Genset 100KVA, jika mesin genset dilakukan pemanasan (runing test) selama 1 jam, Berapa liter/jam solar yang dibutuhkan?
Jawabannya adalah = 0.21 x 100 x 1 = 21
( solar yang dibutuhkan untuk pemanasan per jam nya sekitar 21 liter perjam).

2. Cara menghitung estimasi konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption) dari suatu generator, berdasarkan pada rumus jumlah pemakaian bahan bakar yang dibagi dengan daya output motor penggerak.
Dengan cara perhitungan Estimasi maka faktor effisiensi diabaikan, maka daya output motor penggerak (brake horsepower, flywheel horsepower) dianggap sama dengan daya yang dikonsumsi (daya beban).
Menurut sumber Encyclopedia Wikipedia "Brake specific fuel consumption" perhitungannya sebagai berikut:
Otto (gasoline) engine: 273-227 g/kw/hr, nilai rata-rata = 250 g/kw/hr
Diesel engine: 209-178 g/kw/hr, nilai rata-rata = 194 g/kw/hr
Berat jenis suatu bahan bakar bergantung pada temperatur dan kandungannya, secara umum dapat diambil harga rata-rata sebagaimana dibawah ini:
Berat jenis Bensin 0,745 kg/l
Berat jenis Solar 0,832 kg/l
Jika beban listrik adalah 10.000 watt atau 10KW, digunakan terus-menerus selama 24 jam sehari. Maka berdasarkan nilai rata-rata Specific Fuel Consumption (Konsumsi Bahan bakar Spesifik) adalah:
Genset berbahan bakar bensin: 250 x 10 x 24 = 60000 g/hari = 60 kg/hari
Berat jenis bahan bakar bensin adalah 0,745 kg/l, maka dalam konsumsi bahan bakar dalam satuan liter adalah: 60 / 0,745 = 80,54 liter per hari
Genset bebahan bakar diesel: 194 x 10 x 24 = 46.560 g/hari = 46,56 kg/hari
Berat jenis bahan bakar solar adalah 0.832 kg/l, maka dalam konsumsi bahan bakar dalam satuan liter adalah: 46,56 / 0.832 = 55,96 liter per hari
Catatan: Untuk menghitung satuan daya dalam watt, jika menggunakan satuan KVA maka harus dikalikan PF (power factor). Selengkapnya baca disini atau di link yang ini. dan baca juga TABEL ESTIMASI ARUS (AMP) RATING GENSET @ 0,8 PF di halaman berikut ini.



Semoga bermanfaat.



Silahkan berikan komentar Anda di laman ini.
Tautan (live links) spam dalam komentar akan terhapus secara otomatis.
Jika ingin menyisipkan tautan silakan gunakan tag: <i rel="URL">URL ANDA</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">TEKS JUDUL ANDA DI SINI</b>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">Tulis URL GAMBAR Anda di sini </i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">Tulis KODE ANDA di sini</i>
Kode yang panjang bisa menggunakan tag <i rel="pre"> KODE PANJANG di sini</i>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS TEBAL ANDA DI SINI</b>
Untuk menciptakan efek tulisan miring gunakan tag <i>TEKS MIRING ANDA DI SINI</i>

/* */